Header Ads

AS Desak UNESCO untuk Tidak Mengakui Palestina Sebagai Anggota

Amerika Serikat Rabu lalu mendesak anggota badan kebudayaan PBB (UNESCO) untuk memilih menentang rekomendasi oleh badan dewan eksekutif lembaga tersebut untuk mengakui Palestina masuk ke dalam organisasi itu.

"Amerika Serikat mendesak semua delegasi untuk bergabung dengan Amerika Serikat dalam pemungutan suara yang mengatakan 'tidak' pada resolusi ini," kata David Killion, duta besar AS untuk UNESCO dalam sebuah pernyataan.

Di Washington, seorang anggota parlemen AS memperingatkan UNESCO berisiko kehilangan semua dana dari AS jika mereka menerima Palestina sebagai sebuah negara, AFP melaporkan.

Dewan eksekutif UNESCO melakukan pemilihan Rabu lalu dan merekomendasikan untuk mengakui Palestina masuk menjadi anggota badan PBB tersebut. Rekomendasi itu disahkan dengan suara 40 dari 58 negara anggotanya, dengan empat abstain dan 14 menentang.

Amerika Serikat, Jerman, Rumania, dan Latvia memberikan suara menentang.

Mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan di antara 193 negara anggota Konferensi Umum UNESCO untuk Palestina agar bisa diterima menjadi keanggotaan penuh. Pertemuan berikutnya dari konferensi tersebut akan diadakan pada akhir Oktober, awal November mendatang.

Rekomendasi pengakuan Palestina di lembaga UNESCO tersebut diusulkan oleh badan Arab yang ada di dalam UNESCO pada awal Oktober lalu. (fq/pic/eramuslim)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.