Demonstran OWS: Pemerintah AS Tidak Mewakili Rakyat
DemonstranAmerika anti-korporatisme percaya bahwa pemerintah AS tidak mewakili rakyat Amerika dan pemerintah justru berfungsi untuk menghancurkan negara, seorang penyelenggara aksi protes mengatakan kepada Press TV .
Kampanye protes, yang dikenal sebagai 'Occupy Wall Street (OWS),' adalah sebuah gerakan yang tidak meyakini atau tidak percaya bahwa pemerintahan AS mewakili rakyat," kata Tarak Kauff pada hari Minggu kemarin (9/10).
Kauff adalah salah satu penyelenggara kampanye OWS, yang muncul pada hari Kamis pekan lalu pada saat demonstran menduduki Plaza kebebasan di Washington DC di dekat Gedung Putih.
"Ini adalah gerakan yang percaya bahwa pemerintahan telah dikendalikan perusahaan-, yang mewakili elit yang sangat kecil, yang menyebabkan banyak kehancuran tidak hanya untuk masyarakat dan negara tetapi untuk planet ini juga," tambah Kauff.
Aksi protes AS terhadap korupsi, kemiskinan, dan kesenjangan sosial di Amerika, yang meletus di New York pada pertengahan September lalu, sekarang telah menyebar ke lebih dari 1.000 kota di seluruh negeri.
"Jadi kita naik, dari bawah ke atas. Ini adalah gerakan akar rumput. Ini adalah negara demokrasi rakyat yang sejati," penyelenggara aksi protes lebih lanjut mencatat.
Para pengunjuk rasa menggunakan slogan, "Kami adalah 99 persen" untuk menggarisbawahi fakta bahwa mereka bukan bagian dari satu persen warga Amerika yang memiliki bagian terbaik dari kekayaan bangsa ini.(fq/prtv/eramuslim)
Kampanye protes, yang dikenal sebagai 'Occupy Wall Street (OWS),' adalah sebuah gerakan yang tidak meyakini atau tidak percaya bahwa pemerintahan AS mewakili rakyat," kata Tarak Kauff pada hari Minggu kemarin (9/10).
Kauff adalah salah satu penyelenggara kampanye OWS, yang muncul pada hari Kamis pekan lalu pada saat demonstran menduduki Plaza kebebasan di Washington DC di dekat Gedung Putih.
"Ini adalah gerakan yang percaya bahwa pemerintahan telah dikendalikan perusahaan-, yang mewakili elit yang sangat kecil, yang menyebabkan banyak kehancuran tidak hanya untuk masyarakat dan negara tetapi untuk planet ini juga," tambah Kauff.
Aksi protes AS terhadap korupsi, kemiskinan, dan kesenjangan sosial di Amerika, yang meletus di New York pada pertengahan September lalu, sekarang telah menyebar ke lebih dari 1.000 kota di seluruh negeri.
"Jadi kita naik, dari bawah ke atas. Ini adalah gerakan akar rumput. Ini adalah negara demokrasi rakyat yang sejati," penyelenggara aksi protes lebih lanjut mencatat.
Para pengunjuk rasa menggunakan slogan, "Kami adalah 99 persen" untuk menggarisbawahi fakta bahwa mereka bukan bagian dari satu persen warga Amerika yang memiliki bagian terbaik dari kekayaan bangsa ini.(fq/prtv/eramuslim)


Tidak ada komentar