Header Ads

Perusahaan Amerika Pecat 23 Pekerja Muslim Karena Shalat

Perusahaan rental mobil “Hertz” memecat 23 sopir Muslim dari pekerjaannya karena keinginan mereka untuk melaksanakan shalat pada saat jam kerja.
Surat kabar Amerika “Los Angeles Times” menyebutkan bahwa puluhan orang berkumpul pada Sabtu sore kemarin (8/9) di depan kantor “Hertz” sambil mengangkat slogan-slogan: “Hertz hormati kami…. Hertz hormati akidah kami“.

Salah seorang perwakilan para sopir truk lokal, Tracy Thompson menilai bahwa ini merupakan serangan keji terhadap hak-hak pekerja, dan tampak jelas adanya diskriminasi atas dasar keyakinan agama mereka.” Sementara Marian Musa, seorang karyawati di perusahaan itu menilai bahwa “Manajer perusahaan senantiasa mengolok-olok dirinya dan rekan-rekannya sesama Muslim ketika sedang shalat.” (islamtoday.net, 9/10/2011).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.