Sudah 2.000 Demonstran "Occupy Wall Street" yang Ditangkap Polisi AS
Polisi AS telah menangkap hampir dua ribu demonstran Occupy Wall Street (OWS) sejak pecahnya demo anti-korupsi dan antikorporatismedi New York pada pertengahan September lalu, Press TV melaporkan.
Penangkapan ini datang pada saat gerakan ini menyebar di seluruh dunia.
Polisi Chicago mengatakan mereka telah melakukan 175 penangkapan pada hari Sabtu lalu setelah pengunjuk rasa menolak untuk mematuhi perintah untuk meninggalkan tempat-tempat umum dan pada saat lebih dari 2.000 orang berbaris dari Federal Reserve Bank Chicago ke Grant Park.
Juga pada Sabtu lalu, hampir 90 demonstran ditahan di New York, pada saat yang bersamaan pasukan polisi menangkap lebih dari 70 orang di Phoenix dan Colorado.
Para pengunjuk rasa berjanji untuk tetap beradadi jalanan, meskipun ada tindakan keras dari aparat keamanan.
Gerakan OWS dimulai pada 17 September, ketika sekelompok orang mulai menggalang aksi di distrik finansial New York untuk menuntut 'keserakahan korporasi' dan mengecam ketidaksetaraan sosial di Amerika Serikat.
Kampanye sekarang telah menyebar ke puluhan kota-kota besar, termasuk Seattle, Los Angeles, Dallas, dan Boston, serta ratusan masyarakat di seluruh negara bagian.
Warga Amerika semakin banyak yang bergabung dengan aksi demonstrasi setiap harinya.
Menurut survei Press TV yang diterbitkan pada hari Sabtu, banyak yang percaya bahwa kebangkitan Amerika - diwakili oleh gerakan OWS - berasal dari kebijakan keuangan yang salah AS, yang diduga berada di balik krisis saat ini terhadap ekonomi negara.
Inggris, Jerman, Italia, Spanyol, Irlandia, dan Portugal juga beberapa negara lain terinspirasi oleh aksi OWS pada hari Sabtu lalu.(fq/prtv/eramuslim)
Penangkapan ini datang pada saat gerakan ini menyebar di seluruh dunia.
Polisi Chicago mengatakan mereka telah melakukan 175 penangkapan pada hari Sabtu lalu setelah pengunjuk rasa menolak untuk mematuhi perintah untuk meninggalkan tempat-tempat umum dan pada saat lebih dari 2.000 orang berbaris dari Federal Reserve Bank Chicago ke Grant Park.
Juga pada Sabtu lalu, hampir 90 demonstran ditahan di New York, pada saat yang bersamaan pasukan polisi menangkap lebih dari 70 orang di Phoenix dan Colorado.
Para pengunjuk rasa berjanji untuk tetap beradadi jalanan, meskipun ada tindakan keras dari aparat keamanan.
Gerakan OWS dimulai pada 17 September, ketika sekelompok orang mulai menggalang aksi di distrik finansial New York untuk menuntut 'keserakahan korporasi' dan mengecam ketidaksetaraan sosial di Amerika Serikat.
Kampanye sekarang telah menyebar ke puluhan kota-kota besar, termasuk Seattle, Los Angeles, Dallas, dan Boston, serta ratusan masyarakat di seluruh negara bagian.
Warga Amerika semakin banyak yang bergabung dengan aksi demonstrasi setiap harinya.
Menurut survei Press TV yang diterbitkan pada hari Sabtu, banyak yang percaya bahwa kebangkitan Amerika - diwakili oleh gerakan OWS - berasal dari kebijakan keuangan yang salah AS, yang diduga berada di balik krisis saat ini terhadap ekonomi negara.
Inggris, Jerman, Italia, Spanyol, Irlandia, dan Portugal juga beberapa negara lain terinspirasi oleh aksi OWS pada hari Sabtu lalu.(fq/prtv/eramuslim)


Tidak ada komentar