Butuh 60 Kali Gempa Padang untuk Melihat Duit Rp 6,7 T

Jakarta - Bagi kebanyakan orang, bisa jadi sulit membayangkan tumpukan duit sebesar Rp 6,7 Triliun. Uang sebanyak itu dikucurkan pemerintah kepada Bank Century dengan alasan menjaga kesehatan perbankan nasional. Seberapa banyakkah duit itu?
“Itu butuh 60 kali gempa sebesar Padang-Sumbar. Karena waktu gempa itu, pemerintah hanya mengucurkan dana Rp 100 Miliar,” kata aktivis Golkar Indra J Piliang menganalogikan tumpukan duit itu dalam diskusi Skandal Bank Century di PB HMI, Jl Diponegoro, Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Belum tergambar? Indra memberi visualisasi lain. Menurut perhitungannya, bila dana sebanyak Rp 6,7 Triliun diambil dalam pecahan Rp 1.000, duit segudang tersebut mampu menghubungkan jarak Bumi-Bulan.
“Saya yakin, bila dalam pecahan Rp 1.000 dan dijahit, bisa sampai bulan bolak-balik,” imbuh Piliang.
Karenanya, masih menurut Piliang, skandal Century merupakan skandal terbesar di awal abad ini. Bila tidak diusut tuntas, akan menyakiti rasa keadilan masyarakat karena dapat menghilangkan uang sebanyak itu.
“Masalahnya uang ini kemana? Kalau dana ini tidak jelas, kita sudah berubah menjadi bangsa Jin, bisa disulap enggak jelas,” pungkasnya.
Sebagai catatan, proyek rehabilitasi Aceh-Nias paska Tsunami menghabiskan ungkos Rp 10 Triliun. Dari deretan angka itu dana bantuan asing mencapai Rp 8 Triliun sementara sisanya (Rp 2 Triliun) diambilkan dari APBN, sebuah nilai yang jauh Lebih kecil dari skandal Century yang menggerogoti uang Rp 6,7 triliun! (dtkN/hti)
“Itu butuh 60 kali gempa sebesar Padang-Sumbar. Karena waktu gempa itu, pemerintah hanya mengucurkan dana Rp 100 Miliar,” kata aktivis Golkar Indra J Piliang menganalogikan tumpukan duit itu dalam diskusi Skandal Bank Century di PB HMI, Jl Diponegoro, Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Belum tergambar? Indra memberi visualisasi lain. Menurut perhitungannya, bila dana sebanyak Rp 6,7 Triliun diambil dalam pecahan Rp 1.000, duit segudang tersebut mampu menghubungkan jarak Bumi-Bulan.
“Saya yakin, bila dalam pecahan Rp 1.000 dan dijahit, bisa sampai bulan bolak-balik,” imbuh Piliang.
Karenanya, masih menurut Piliang, skandal Century merupakan skandal terbesar di awal abad ini. Bila tidak diusut tuntas, akan menyakiti rasa keadilan masyarakat karena dapat menghilangkan uang sebanyak itu.
“Masalahnya uang ini kemana? Kalau dana ini tidak jelas, kita sudah berubah menjadi bangsa Jin, bisa disulap enggak jelas,” pungkasnya.
Sebagai catatan, proyek rehabilitasi Aceh-Nias paska Tsunami menghabiskan ungkos Rp 10 Triliun. Dari deretan angka itu dana bantuan asing mencapai Rp 8 Triliun sementara sisanya (Rp 2 Triliun) diambilkan dari APBN, sebuah nilai yang jauh Lebih kecil dari skandal Century yang menggerogoti uang Rp 6,7 triliun! (dtkN/hti)

Tidak ada komentar