Jumlah Pengangguran di Inggris Capai Rekor Selama 17 Tahun
Total pengangguran di Inggris melonjak 2,57 juta orang dalam tiga bulan hingga Agustus, jumlah tertinggi sejak tahun 1994 menurut data pada hari Rabu ini (12/10) , dan menjadi pukulan berat untuk harapan pemulihan ekonomi negara.
Tingkat pengangguran Inggris melesat hingga 8,1 persen selama kuartal tersebut, tingkat tertinggi selama 15 tahun, Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Tingkat pengangguran untuk tiga bulan hingga Agustus 2011 adalah 8,1 persen dari populasi yang aktif secara ekonomi. Terakhir kali tingkat pengangguran tertinggi dalam tiga bulan sampai Juli 1996," kata ONS.
"Jumlah pengangguran meningkat sebesar 114.000 selama kuartal ini ... mencapai 2,57 juta orang," tambah ONS.
Data hari Rabu ini terjadi kurang dari seminggu setelah Bank of England (BoE) menyuntikkan dana sebesar 75 milyar pound uang baru ke dalam perekonomian Inggris dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan.
Gubernur BoE Mervyn King mengatakan bahwa Inggris sedang menghadapi krisis keuangan yang mungkin paling serius yang pernah terjadi.
Inggris lolos dari resesi pada kuartal ketiga 2009, tetapi pemulihan sangat terbatasi oleh kepercayaan konsumen yang runtuh.
Meskipun Inggris bukan anggota zona euro, blok Eropa adalah pasar perdagangan utama negara ini.
"Hari ini data tenaga kerja Inggris sangat lemah," kata James Knightley, seorang analis di ING Bank. "Hal ini merupakan kejutan nyata mengingat gelombang penghematan fiskal yang signifikan mengakibatkan hilangnya pekerjaan di sektor publik.
"Sementara kekhawatiran tentang krisis utang negara di Eropa dan melambatnya pertumbuhan global akan membuat perusahaan-perusahaan swasta tetap berhati-hati dan enggan untuk mempekerjakan banyak pekerja," tambah Knightley.(fq/afp/eramuslim)
Tingkat pengangguran Inggris melesat hingga 8,1 persen selama kuartal tersebut, tingkat tertinggi selama 15 tahun, Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Tingkat pengangguran untuk tiga bulan hingga Agustus 2011 adalah 8,1 persen dari populasi yang aktif secara ekonomi. Terakhir kali tingkat pengangguran tertinggi dalam tiga bulan sampai Juli 1996," kata ONS.
"Jumlah pengangguran meningkat sebesar 114.000 selama kuartal ini ... mencapai 2,57 juta orang," tambah ONS.
Data hari Rabu ini terjadi kurang dari seminggu setelah Bank of England (BoE) menyuntikkan dana sebesar 75 milyar pound uang baru ke dalam perekonomian Inggris dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan.
Gubernur BoE Mervyn King mengatakan bahwa Inggris sedang menghadapi krisis keuangan yang mungkin paling serius yang pernah terjadi.
Inggris lolos dari resesi pada kuartal ketiga 2009, tetapi pemulihan sangat terbatasi oleh kepercayaan konsumen yang runtuh.
Meskipun Inggris bukan anggota zona euro, blok Eropa adalah pasar perdagangan utama negara ini.
"Hari ini data tenaga kerja Inggris sangat lemah," kata James Knightley, seorang analis di ING Bank. "Hal ini merupakan kejutan nyata mengingat gelombang penghematan fiskal yang signifikan mengakibatkan hilangnya pekerjaan di sektor publik.
"Sementara kekhawatiran tentang krisis utang negara di Eropa dan melambatnya pertumbuhan global akan membuat perusahaan-perusahaan swasta tetap berhati-hati dan enggan untuk mempekerjakan banyak pekerja," tambah Knightley.(fq/afp/eramuslim)


Tidak ada komentar