Anis Matta Persilahkan Kadernya Main Domino dan Catur di Warung
Presiden
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengingatkan agar para kader
PKS tidak bersikap eksklusif, tidak mau berbaur dengan masyarakat.
Menurut dia, kader bisa tetap menjalankan dakwah lewat pergaulan dengan
mendekatkan atau berbaur dengan masyarakat.
"Silakan saja kader PKS main domino di warung, main catur, sebagaimana aktivitas masyarakat. Lewat itu kita bisa menyampaikan pesan-pesan kebaikan," kata Anis dalam temu kader di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/6/2013), seperti dikutip Antaranews.
Sebelumnya, Anis Mata di depan ribuan kadernya meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.
"PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda," kata Anis Mata.
Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.
"Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya," katanya. "Kalau ada seratus orang, lantas satu bermasalah, hal itu jangan merusak yang 99 orang lagi. Tapi justru kita memperbaikinya yang satu itu," lanjut Anis. [sionline/www.al-khilafah.org]
"Silakan saja kader PKS main domino di warung, main catur, sebagaimana aktivitas masyarakat. Lewat itu kita bisa menyampaikan pesan-pesan kebaikan," kata Anis dalam temu kader di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/6/2013), seperti dikutip Antaranews.
Sebelumnya, Anis Mata di depan ribuan kadernya meminta agar badai masalah korupsi yang menimpa kader segera bisa dilalui sehingga tidak menimbulkan perpecahan.
"PKS bukanlah partai para malaikat yang tidak akan pernah berbuat salah. Karena itu lupakan badai yang sudah melanda," kata Anis Mata.
Ia mengingatkan agar setiap kader terus melakukan pembinaan terhadap sesama. Mengenai kasus yang melanda bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Anis menyebut itu merupakan kesalahan satu orang yang tidak mencerminkan kader partai lainnya.
"Jangan hanya gara-gara satu orang, jelek semuanya," katanya. "Kalau ada seratus orang, lantas satu bermasalah, hal itu jangan merusak yang 99 orang lagi. Tapi justru kita memperbaikinya yang satu itu," lanjut Anis. [sionline/www.al-khilafah.org]


Tidak ada komentar