Header Ads

Mashadi: ‘LDKI Adalah Pengganti Kapal Yang Mau Karam’

Kehadiran Lembaga Dakwah Kemuliaan Islam (LDKI) menjadi rumah baru gerakan jama’ah tarbiyah di Indonesia. Dengan mengusung prinsip kembali kepada Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman salafush sholeh, kehadiran LDKI adalah pengganti dari ‘kapal’ yang mau karam.


“Kalau teman-teman melihat PKS ini seperti kapal yang mau karam. Buritannya sudah tenggelam separuh akibat badai tsunami yang mereka ciptakan sendiri,” katanya kepada Islampos.com

Mashadi khawatir berbagai kasus yang menimpa PKS akan menjadi beban sejarah bagi generasi muda Islam. Beban ini, menurutnya, tidak mudah untuk dihapus oleh generasi mendatang.

“Jadi LDKI ingin menjadi antitesis bahwa gerakan yang baru itu memang seirus, dengan komitmen untuk menegakkan nilai-nilai islam dan menjadi uswah di tenagh masyarakat,” katanya.

Dengan diisi para perintis Jamaah Tarbiyah era 80-an, Mashadi berharap LDKI akan menjadi wadah berhimpun dan tempat kembali para aktivis dakwah yang masih komit dan bercita-cita menegakkan nilai dan prinsip Islam, serta izzul Islam wal Muslimin.

“Sudah saatnya, jamaah tarbiyah meneguhkan kembali cita-cita di kalangan aktivis Islam yang nyaris punah oleh berbagai fenomena yang terjadi, akibat tergerus oleh demokrasi dan politik yang sangat sekuleristik, dan gaya hidup yang hedonis, serta permisif sekarang ini,” tutupnya. (Pz/Islampos)[www.al-khilafah.org]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.