Pimpinan Militer Mesir As-Sisi Instruksikan Penghancuran Terowongan Antara Mesir Dan Gaza
Canel “Al-Yaum As-Sabi” Mesir menyebutkan, pimpinan militer Mesir
memberikan arahan langsung kepada bagian zeni militer dan aparat
perbatasan yang berada di kawasan Timur Mesir untuk menghancurkan
sejumlah terowongan yang ada di garis perbatasan internasional secara
menyeluruh dalam beberapa hari kedepan, sebelum dimulainya operasi
keamanan untuk membersihkan Sinai dari kelompok bersenjata.
Komando umum militer mengklaim bahwa tujuan dari penghancuran terowongan untuk menutup penyelundup yang bisa membahayakan keamanan nasional Mesir, dengan dukungan kelompok bersenjata dan kelompok ekstrim lainnya.
Sumber militer menyebutkan kepada Al-Yaum As-Sabi, Jenderal Abdul Fattah As-Sisi memberikan arahan jelas kepada kepala staff angkatan perang, Thahir Abdullah untuk menghancurkan sejumlah terowongan di perbatasan menggunakan alat-alat berat, dan dalam waktu dekat menggelontorkan air yang deras untuk menghalangi pihak yang berupaya mengganggu keamanan Mesir, atau menyelundupkan bahan pangan dan minyak ke Gaza, di tengah krisis yang sedang berlangsung di Mesir, yang memiliki hubungan dengan bahan bakar dan energy.
Menurut sumber, komando umum pasukan bersenjata meminta pihak intelijen untuk mencatat semua factor yang masuk ke Sinai lewat perlintasan Rafah secara legal selama enam bulan lalu, dan memeriksa nama-nama yang sesuai dengan informasi yang ada, untuk menangkap mereka yang dicurigai berafiliasi kepada pihak ekstrimis, maupun pihak asing yang ada di wilayah Sinai Utara dan Selatan, tanpa memiliki ijin tinggal resmi di wilayah Mesir. [muslimcommunity/www.al-khilafah.org]
Komando umum militer mengklaim bahwa tujuan dari penghancuran terowongan untuk menutup penyelundup yang bisa membahayakan keamanan nasional Mesir, dengan dukungan kelompok bersenjata dan kelompok ekstrim lainnya.
Sumber militer menyebutkan kepada Al-Yaum As-Sabi, Jenderal Abdul Fattah As-Sisi memberikan arahan jelas kepada kepala staff angkatan perang, Thahir Abdullah untuk menghancurkan sejumlah terowongan di perbatasan menggunakan alat-alat berat, dan dalam waktu dekat menggelontorkan air yang deras untuk menghalangi pihak yang berupaya mengganggu keamanan Mesir, atau menyelundupkan bahan pangan dan minyak ke Gaza, di tengah krisis yang sedang berlangsung di Mesir, yang memiliki hubungan dengan bahan bakar dan energy.
Menurut sumber, komando umum pasukan bersenjata meminta pihak intelijen untuk mencatat semua factor yang masuk ke Sinai lewat perlintasan Rafah secara legal selama enam bulan lalu, dan memeriksa nama-nama yang sesuai dengan informasi yang ada, untuk menangkap mereka yang dicurigai berafiliasi kepada pihak ekstrimis, maupun pihak asing yang ada di wilayah Sinai Utara dan Selatan, tanpa memiliki ijin tinggal resmi di wilayah Mesir. [muslimcommunity/www.al-khilafah.org]


Tidak ada komentar