Header Ads

Puluhan Kaum Muslim Terluka setelah Zionis Serbu Masjidil Aqsha

Segerombolan polisi ‘Israel’ menerobos masuk Masjid al-Aqsa hari Jumat (05/ 10/ 2012) kemarin dan menyerang sejumlah Muslim di dalamnya.



Ditulis sahabatalaqsha.com dari blog occupiedpalestine.wordpress.com, sejumlah saksi mata mengatakan bahwa segerombolan polisi ‘Israel’ menyerang beberapa bagian masjid Al-Aqsha setelah shalat Jumat kemarin.

Serangan bermula ketika umat Muslim menggelar aksi protes damai atas pemblokiran yang dilakukan ‘Israel’ terhadap tempat tersuci ke tiga bagi umat Muslim tersebut.

Aksi ini ditanggapi ‘Israel’ dengan menyerang para pengunjuk rasa. Serangan terjadi di area utama ibadah, halaman masjid dan Qubatus Sakhrah (Dome of the Rock).

Kepada Channel Islam, seorang warga Al-Quds (Yerusalem) yang juga mahasiswi Universitas Al Quds, Abeer Zayyad mengatakan, serangan dimulai dari area gerbang Magharibah. Saat serangan terjadi, serdadu-serdadu Zionis melarang seluruh umat Muslim di dalam masjid untuk keluar.

Ia menyebutkan, sebanyak 23 warga Palestina dikabarkan terluka dalam serangan itu. Kebanyakan dari mereka, ujarnya, terluka akibat bom asap dan bom suara yang dilepaskan pasukan ‘Israel’.

Seorang Muslim asal Afrika Selatan yang juga berada di masjid Al-Aqsha menduga serangan ‘Israel’ tersebut sudah direncanakan. “Ada cukup banyak polisi yang hadir di masjid bahkan sebelum mulai shalat Jumat,” ujarnya.

Setelah shalat Jumat, ia melanjutkan, serdadu-serdadu Zionis menyerbu masjid. “Mereka masuk ke area masjid memakai sepatu, menodai masjid, melemparkan tabung, menghancurkan meja-meja al-Quran dan menyemprotkan meriam air. Di halaman masjid mereka melepaskan tembakan-tembakan. Banyak wanita dan anak-anak terluka. Dan banyak juga warga Palestina yang ditangkap,” paparnya.

Menurut Zayyad, pasukan Zionis bersama pemukim ilegal Yahudi menyerang masjid Al-Aqsha setiap hari selama dua pekan terakhir ini.

Setiap hari mereka melakukan aksi provokasi dan tiap hari pula pasukan Zionis menangkapi warga Palestina sementara orang-orang Yahudi seenaknya berada di dalam masjid.

Serbu Hebron
Di tempat berbeda, puluhan pemukim Yahudi, hari Jumat (05/10) juga menyerbu kota tua di Hebron dengan pengawalan pasukan tentara Israel.

Saksi mata menyatakan kepada Palestin Information Centre (PIC) mengungkapkan, gerombolan Yahudi menyerbu komplek dan gang-gang di kota tua dan jalan Syuhada dengan pengawalan puluhan tentara Israel, di tengah prosedur ketat keamanan yang diberlakukan bagi warga Hebron.

Gerombolan Yahudi tersebut melakukan provokasi dan mengancam warga yang berada di rumah-rumah mereka.

Sebaliknya,  pasukan Zionis Israel memberlakukan prosedur ketat dan melarang warga Hebron memasuki Masjid Ibrahimi dengan dalih digunakan untuk peringatan hari raya Yahudi.

Jumat sore juga terjadi bentrokan antara puluhan pemuda dengan pasukan Zionis-Israel di dekat kota Kharsa Hebron Selatan.

Menurut sumber, pasukan Zionis-Israel menyerbu kawasan Kharsa di Daura Selatan, Hebron, yang menyebabkan bentrokan, pasukan Israel menembakan gas air mata ke arah warga dan kendaraan yang lewat. [hidayatullah/www.al-khilafah.org]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.