Header Ads

PETA: Militer Amerika Sekarang Hadir di Negara-negara Afrika Berikut

PETA: Militer Amerika Sekarang Hadir di Negara-negara Afrika Berikut
Pengumuman Presiden Obama bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan 80 pasukan ke Chad mengejutkan banyak orang. Tapi seperti yang ditunjukkan rekan saya Craig Whitlock, militer Amerika Serikat sebenarnya sudah hadir di banyak negara Afrika.

Peta berikut ini menunjukkan negara sub-Sahara dimana saat ini militer Amerika sudah hadir dan terlibat dalam operasi militer yang sesungguhnya.

Perlu dicatat bahwa di sebagian besar negara Afrika, hanya terdapat sejumlah kecil pasukan. Tapi itu merupakan pertanda yang jelas dari kehadiran komando militer Amerika yang semakin luas posisinya di benua itu yang digambarkan sebagai wilayah tumbuhnya perang bayangan melawan afiliasi al- Qaeda dan kelompok-kelompok militan. Ini juga menunjukkan batas yang semakin kabur antara operasi militer Amerika dan CIA di Afrika.



Rincian pasukannya bisa dilihat di bawah ini.

Burkina Faso

Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di Ouagadougou, Burkina Faso, sejak tahun 2007. Pangkalan militer itu bertindak sebagai pusat jaringan mata-mata di wilayah itu, dimana pesawat mata- mata berangkat untuk terbang ke Mali, Mauritania dan Sahara untuk mencari para pejuang al- Qaeda di wilayah Maghribi.

Kongo

Amerika Serikat memiliki pasukan di Kongo untuk membantu negara itu dalam mencari Joseph Kony dan Tentara Perlawanan Tuhan.

Republik Afrika Tengah

Pada bulan April 2013, Amerika Serikat telah memiliki sekitar 40 pasukan di Republik Afrika Tengah untuk membantu mencari LRA.

Chad

Pada hari Rabu, Washington mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan 80 pasukan ke Chad untuk membantu mencari siswi Nigeria yang diculik oleh kelompok militan Islam, Boko Haram.

Djibouti

Militer Amerika memiliki pangkalan militer utama di Djibouti, Camp Lemonnier, dimana ada sekitar 4, 000 pasukan di sana, termasuk banyak pesawat tempur dan drone.

Etiopia

Amerika Serikat telah memiliki pesawat militer tak berawak di Arba Minch sejak tahun 2011. Pangkalan militer itu digunakan untuk menerbangkan drone Reaper ke wilayah Afrika Timur.

Kenya

Camp Simba, dekat perbatasan dengan Somalia, memiliki sekitar 60 personil militer yang ditempatkan pada bulan November 2013. Mali

Pada bulan April 2013, 10 pasukan AS dikerahkan ke Mali untuk memberikan”dukungan penghubung” bagi pasukan Perancis dan Afrika. Pentagon bersikeras mereka tidak akan terlibat dalam pertempuran.

Niger

Angkatan Udara Amerika Serikat mendirikan sebuah pangkalan militer di Niamey, Niger, tahun 2013. Gedung Putih mengatakan AS memiliki sekitar 100 personil militer di negara itu untuk misi “pengumpulan data intelijen”.

Nigeria

Pada awal Mei, tim kecil dari pasukan AS dan penasihat sipil untuk ditempatkan di Nigeria dan bergabung untuk mencari anak-anak gadis yang diculik dari sekolah. Menurut Associated Press, pasukan ini bergabung dengan sekitar 70 personal militer di Nigeria, dimana 50 orang secara teratur ditugaskan ke Kedutaan Besar AS, dan 20 Marinir ditempatkan di sana selama pelatihan.

Somalia

Pada awal 2014, Amerika Serikat mengerahkan kurang dari dua lusin tentara reguler ke Somalia untuk pelatihan dan sebagai penasihat militer.

Sudan Selatan

Pada bulan Desember 2013, Amerika Serikat mengerahkan 45 personil militer ke Sudan Selatan untuk melindungi. warga negara AS dan propertinya di negara ini.

Uganda

Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di Entebbe yang digunakan untuk menerbangkan pesawat pengintai PC- 12 untuk mencari Pasukan LRA pimpinan Kony. Jumlah total pasukan AS di Uganda adalah sekitar 300 personil, dan mereka secara resmi ada di negara ini untuk “memberikan informasi, saran dan bantuan” bagi pasukan Uni Afrika untuk mencari Kony. (rz) [www.al-khilafah.org]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.